EPIC! #1
Tuesday, June 8, 2010
Jadi, Sergio dan Sander menghilang?
Dasar EPIC.
Selena tahu Hogwarts. Selena tahu Leaky Cauldron, tempat dimana kakinya berpijak sekarang ini. Selena tahu Diagon Alley, tempat dimana dirinya akan berbelanja nanti. Tapi, sayangnya, Selena tidak tahu jalan. Oh, maklumkanlah, ingatannya tidak fotografis seperti dua kakaknya yang bisa menghafal apa yang dilihatnya hanya dengan sekali lihat. Jadinya, Selena disini hanya berdiri mematung sambil melirik sana-sini, dimana banyak orang yang mulai keluar masuk bar kumuh—Selena aslinya sangat tidak suka tempat ini dan mengutuk agar suatu saat tempat ini benar-benar rubuh, namun, ya, ini tempat yang sakral bagi penyihir di Inggris. Terlebih lagi ini portal menuju dunia sihir, jadinya Selena terima saja keadaannya. What an EPIC fact.
Kakinya tak bergerak entah kemana, melainkan indera penglihatannya yang lebih banyak bekerja kali ini. Tak lupa juga dengan telinganya yang kini merasa bising karena terlalu banyak suara dimana-mana. Nasib tempat kumuh dan ramai parah ya seperti inilah... ups. Tangan kanannya refleks menutup bibirnya yang sedari tadi bergerak sendiri tanpa mengeluarkan suara sedikitpun. Tipikal Selena yang sedang menyindir ataupun mengejek, lebih banyak berbicara tanpa suara daripada ada yang merasa tersinggung dengan kata-katanya. Ehehe...
...dia langsung melebarkan cengirannya. Entahlah untuk siapa. EPIC fail.
“Memangnya tidak bisa lihat ya? Dasar EPIC FAIL kau!”
Suara yang terlampau EPIC untuk telinganya yang tidak tuli ini. Dasar EPIC. Teriakan perempuan itu tadi sangat mengingatkannya pada Sergio dan Sander yang sampai sekarang masih menghilang entah kemana. Selena yakin, pasti tidak akan jauh-jauh dari sini, Selena hafal sifat kakak-kakaknya itu, kok. Sifat mereka terlampau EPIC sampai Mum dan Dad bahkan cuma bisa menggelengkan kepalanya. Respon yang begitu telat dari Selena, tubuhnya serasa terguncang pelan, kaget dengan suara yang tadi. Sifat alamiahnya sejak kecil, ngomong-ngomong. Kedua tangannya menepuk-nepuk dadanya dan mulai bernafas lagi dengan teratur. Kini, giliran Selena yang mau berbicara. Wow, EPIC.
“Mm... HEI, SUARAMU TERLALU EPIC SAMPAI MENGAGETKANKU, TAHU!”
Lalu terdiam sejenak. Dia barusan berkata apa, sih? EPIC?
Ngomong sama Wet
Labels: Date: 22122009, Thread: EPIC